Categories :

7 Jenis Cincin Kawin Berdasarkan Bahan Pembuatannya

Momen pernikahan akan semakin sempurna apabila Anda mampu menemukan cincin kawin atau cincin nikah terbaik. Pasalnya cincin tersebut merupakan simbol cinta yang akan dikenakan seumur hidup. Selain model, Anda juga harus memilih bahan pembuatan cincin yang tepat. Banyak sekali logam yang bisa digunakan untuk membuat cincin nikah dengan karakteristik berbeda-beda.

Mengenal setiap jenis cincin berdasarkan bahannya bisa membantu Anda menemukan cincin yang terbaik. Berikut ini adalah 7 jenis cincin berdasarkan bahan pembuatannya:

Cincin Yellow Gold

Jenis cincin pertama merupakan cincin klasik yang sudah banyak digunakan sebagai cincin nikah sejak dulu kala. Cincin yellow gold atau emas kuning memiliki kesan vintage dan tradisional. Apalagi jika Anda memilih model klasik seperti solitaire atau three stone. Yellow gold merupakan logam campuran antara emas murni dengan perak. Semakin banyak campuran perak, maka warnanya terlihat semakin kuning. Pastikan Anda memilih cincin 18K atau kandungan 75% emas murni agar berkualitas.

Cincin White Gold

Emas putih atau white gold merupakan inovasi logam berwarna putih yang lebih berkualitas dibandingkan perak. Warna putih yang muncul didapatkan dari campuran logam putih seperti nikel, perak, palladium, dan platinum. Sama seperti yellow gold, pastikan Anda memilih cincin kawin white gold kadar 18K agar berkualitas dan tahan lama.

Cincin Rose Gold

Rose gold menjadi jenis cincin yang populer akhir-akhir ini, terutama di kalangan wanita. Warna yang muncul sedikit kemerahan sehingga tampak lebih feminin. Warna kemerahan tersebut didapatkan dari campuran emas murni dengan perunggu atau perak. Tidak hanya untuk wanita saja, cincin rose gold juga tetap bisa digunakan oleh pria. Biasanya cincin pria akan dikombinasikan dengan white gold agar lebih seimbang.

Cincin Black Color Gold

Dibandingkan dengan tiga warna emas sebelumnya, cincin black color gold memang belum banyak ditemukan. Jadi Anda harus memesan terlebih dahulu ke toko perhiasan yang menawarkannya. Warna hitam yang muncul pada black gold ternyata didapatkan dari campuran alloy. Untuk membuat black gold dibutuhkan teknologi dari Italia. Oleh sebab itu, jangan heran apabila harganya cenderung masih tinggi.

Cincin Platinum

Cincin platinum termasuk cincin kawin atau cincin nikah paling berkualitas dan tahan lama. Platinum merupakan logam putih seperti white gold namun tidak termasuk emas. Kelebihan platinum yaitu tidak menyebabkan alergi, kuat, tahan goresan, dan indah. Sayangnya platinum termasuk langka sehingga harga cincin platinum lebih tinggi dibandingkan cincin lain.

Cincin Palladium

Mencari alternatif pilihan cincin platinum dengan harga lebih terjangkau? Cincin palladium bisa Anda pertimbangkan. Palladium merupakan logam yang mampu berkilau dan memiliki rona putih indah. Sayangnya cincin dari palladium tidak bisa bertahan lebih lama dibandingkan platinum atau emas. Jadi kurang cocok apabila harus digunakan untuk kegiatan sehari-hari.

Cincin Titanium

Jenis cincin terakhir yang bisa Anda jadikan pilihan adalah cincin titanium. Pria yang tidak bisa menggunakan cincin emas biasanya memilih cincin platinum, palladium, atau titanium ini. Kelebihannya yaitu kuat dan ringan sehingga cocok untuk aktivitas sehari-hari. Namun cincin platinum tidak bisa diubah ukurannya seperti dikecilkan atau dilonggarkan. Jadi harus dipertimbangkan dengan baik saat memesan cincin.

Itulah jenis cincin kawin atau cincin nikah berdasarkan logam pembuatannya. The Palace Jeweler menyediakan cincin nikah dengan bahan terbaik yaitu white gold, yellow gold, rose gold, dan platinum. Anda bisa menyesuaikan pilihan logam dengan selera dan budget. Selain logamnya beragam, model cincin nikah yang ditawarkan juga beragam. Lihat semua koleksi dari brand The Palace di akun media sosial atau website www.thepalacejeweler.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *